Selasa, 08 September 2009

Tingkat Kesalahan Absolut

Tabel 5.3 Hasil Pengukuran Data
No. Urut
pasien Data Laboratorium (U/l) Data Alat
(U/l)
87 165 166,32
97 113 112,64
99 225 222,54

• Tingkat Kesalahan Absolut =

• Tingkat Kesalahan (87) =

= 0,008 x 100 %
= 0,8 %

• Tingkat Kesalahan (97) =

= 0,003 x 100 %
= 0,3 %


• Tingkat Kesalahan (99) =

= 0,011 x 100 %
= 1,1 %
Tabel 5.4 Hasil Kesalahan Absolut (%)
No.Urut Pasien Data Laboratorium
(U/l) Data Alat
(U/l) Kesalahan Absolut (%)
87 165 166,32 0,8
97 113 112,64 0,3
99 225 222,54 1,1

Berdasarkan hasil perhitungan kesalahan Absolut yang berbeda - beda didapatkan rata – rata dari data alat :
• Rata – rata tingkat kesalahan absolut =

=

= 0,8 %
Dari tingkat kesalahan absolut didapatkan hasil rata – rata kesalahan absolut pada alat pengukur alkaline phosphatase. Rata – rata tingkat kesalahan absolut 0,8 % berdasarkan dari Laboratorium Ultramedica alat ini layak untuk digunakan karena masih dalam batasan layak. Tingkat kesalahan absolut pada alat Laboratorium dan Modul yang berbeda dikarenakan pengaruh dari karakteristik komponen yang ada di pasaran.

Photodiode

4.8 Persiapan Alat dan Bahan
Bahan dan komponen yang digunakan
1. Photodiode
2. IC LF 353
3. Kuvet
4. Resistor
5. IC ADC 0804
6. IC AT89s51
7. Konektor
8. Dioda zener
9. Limit Switch
Alat yang digunakan
1. Multimeter
2. Tool set
3. Solder
4. Timah


4.9 Definisi Operasional
1. Sensor photodiode : Mengubah cahaya tampak menjadi besaran tegangan.
2. Mikrokontroller : Menerima data dari rangkaian amplifier yang selanjutnya akan diproses agar dapat ditampilkan ke LCD.
3. LCD : Sebagai tampilan dari hasil pengukuran.

C program AT89S51

Port serial full duplex UART (Universal Asincronous Receive Transmit), dengan kemampuan pendeteksian kesalahan.
Mode pengontrolan daya, yaitu :
Mode Idle (daya akan berkurang jika CPU dikehendaki stand by).
Mode Power Down (oscillator berhenti yang berarti daya akan berkurang karena intruksi yang dieksekusi menghendaki power down).
Pengembalian ke mode normal setelah power down karena adanya interupsi.
Dapat diprogram per bit sehingga pemrograman akan lebih leluasa dan efektif.
Dalam IC program AT89S51 terdapat beberapa port dan program-program lain. Diantaranya adalah sebagai berikut:
Port 0
Port 0 adalah 8 bit open drain bi-directional port 1/0. Pada saat sebagai port out, tiap pin dapat dilewatkan ke 8 input TTL. Ketika logika 1 dituliskan pada port 0, maka pin-pin ini dapat digunakan sebagai input yang berimpedansi tinggi. Port 0 dapat dikonfigurasikan untuk dimultiplex sebagai jalur data/address bus selama membaca program external dan memori data. Pada mode ini P0 mempunyai internal pull up. Port 0 juga menerima kode bit selama pemrograman flash. Dan megeluarkan kode bit selama verifikasi program.